• Strengths (Kekuatan)
Strengths merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Weakness (Kelemahan)
Weakness merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Opportunities (Peluang)
Opportunities merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
• Threats (Ancaman)
Threats merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
Analsis SWOT dapat dibagikan dalam lima langkah:
1. Menyiapkan sesi SWOT.
2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.
3. Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.
4. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan.
5. Menganalisis kekuatan dan kelemahan.
0 analisis swot
Analisis lingkungan internal merupakan semua macam manajemen fungsional: pemasaran, keungan, operasional, sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, system informasi manajemen dan budaya perusahaan (Corporate culture). Dari penguasaan faktor internal perusahaan dapat mengidentifikasi kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknesess) yang dimiliki.
Secara umum, sebuah bisnis harus mencari peluang yang atraktif dan disisi lain harus mampu meraih keuntungan dari peluang tersebut. Setiap bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal suatu perusahaan. Hal ini bisa dipergunakan dengan menggunakan satu cara seperti yang ditunjukan dalam analisa dalam kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan tersebut.
Analisa lingkungan eksternal merupakan lingkungan bisnis yang melingkupi operasi perusahaan yang dapat menimbulkan adanya peluang (opportunities) dan ancaman (threath) bisnis. Secara umum, sebuah unit bisnis harus memantau gaya lingkungan makro yang penting (demografis-ekonomi, teknologi, politik-legal, dan sosial budaya) dan pelaku lingkungan mikro (pelanggan, pesaing, distributor, pemasok) yang mempengaruhi kemampuannya untuk mendapatkan laba.
Salah satu tujuan utama dari pemantauan lingkungan adalah mengenai peluang pasar baru. Peluang pasar adalah bidang kebutuhan atau minat potensial pembeli yang bisa dijalankan secara menguntungkan oleh perusahaan. Peluang bisa muncul dalam berbagai bentuk dan pemasar harus terampil mengenalinya.
Beberapa perkembangan dilingkungan eksternal menimbulkan ancaman. Ancaman lingkungan adalah tantangan yang muncul dari kecenderungan atau perkembangan yang tidak diinginkan, yang menimbulkan pengurangan penjualan atau laba, jika tidak ada tindakan pemasaran bertahan.
Empat hasil yang diperoleh sebagai berikut :
Bisnis ideal, memiliki peluang utama yang besar dan ancaman utama yang kecil.
Bisnis spekulatif, hak peluang maupun ancaman utamanya besar.
Bisnis dewasa, baik peluang maupun ancaman utamanya kecil.
Bisnis bermasalah, memiliki peluang yang kecil dan ancaman yang besar.
Dengan kata lain perusahaan akan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan ketika kekuatan perusahaan melebihi kelemahan yang dimiliki. Oleh karena itu, perusahaan tersebut mampu mengeksploitasi peluang bisnis yang ada meminimalkan ancaman bisnis yang mengelilinginya. Hal inilah yang disebut sebagai analisis SWOT (Stenght, Weaknesses, Opportunities, Threats).
Secara umum, sebuah bisnis harus mencari peluang yang atraktif dan disisi lain harus mampu meraih keuntungan dari peluang tersebut. Setiap bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal suatu perusahaan. Hal ini bisa dipergunakan dengan menggunakan satu cara seperti yang ditunjukan dalam analisa dalam kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan tersebut.
Analisa lingkungan eksternal merupakan lingkungan bisnis yang melingkupi operasi perusahaan yang dapat menimbulkan adanya peluang (opportunities) dan ancaman (threath) bisnis. Secara umum, sebuah unit bisnis harus memantau gaya lingkungan makro yang penting (demografis-ekonomi, teknologi, politik-legal, dan sosial budaya) dan pelaku lingkungan mikro (pelanggan, pesaing, distributor, pemasok) yang mempengaruhi kemampuannya untuk mendapatkan laba.
Salah satu tujuan utama dari pemantauan lingkungan adalah mengenai peluang pasar baru. Peluang pasar adalah bidang kebutuhan atau minat potensial pembeli yang bisa dijalankan secara menguntungkan oleh perusahaan. Peluang bisa muncul dalam berbagai bentuk dan pemasar harus terampil mengenalinya.
Beberapa perkembangan dilingkungan eksternal menimbulkan ancaman. Ancaman lingkungan adalah tantangan yang muncul dari kecenderungan atau perkembangan yang tidak diinginkan, yang menimbulkan pengurangan penjualan atau laba, jika tidak ada tindakan pemasaran bertahan.
Empat hasil yang diperoleh sebagai berikut :
Bisnis ideal, memiliki peluang utama yang besar dan ancaman utama yang kecil.
Bisnis spekulatif, hak peluang maupun ancaman utamanya besar.
Bisnis dewasa, baik peluang maupun ancaman utamanya kecil.
Bisnis bermasalah, memiliki peluang yang kecil dan ancaman yang besar.
Dengan kata lain perusahaan akan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan ketika kekuatan perusahaan melebihi kelemahan yang dimiliki. Oleh karena itu, perusahaan tersebut mampu mengeksploitasi peluang bisnis yang ada meminimalkan ancaman bisnis yang mengelilinginya. Hal inilah yang disebut sebagai analisis SWOT (Stenght, Weaknesses, Opportunities, Threats).
1 pemilihan strategi pemasaran
Proses pemilihan strategi pemasaran membutuhkan petimbangan cermat atau sejumlah tipe informasi :
Tujuan dan Sasaran Produk
Tujuan produk harus dijadikan pedoman dalam menentukan tipe dasar strategi yang dibutuhkan. Sebagai contoh, jika tujuan utama produk adalah meningkatkan volume penjualan atau pertumbuhan pangsa pasar, maka biasanya alternatif utama yang biasa dipertimbangkan adalah strategi selektif yang berfokus pada upaya merebut pelanggan dari pesaing atau memperluas pasar yang dilayani. Sebaliknya, apabila tujuan perusahaan ini lebih menekankan pada aliran kas dan profitabilitas, maka strategi pemasarannya difokuskan pada mempertahankan atau meningkatkan permintaan dari basis pertahanan saat ini.
Peluang Pasar
Karakteristik dan besarnya peluang pasar harus ditetapkan secara lebih jelas berdasarkan analisa pasar dan pengukuran pasar. Analisa pasar memberikan informasi mengenai siapa yang membeli bentuk produk (dan juga situasi yang tidak menggunakan produk), dan faktor0faktor yang mempengaruhi kesediaan dan kemampuan untuk membeli.
Kesuksesan Pasar
Manajer pemasaran harus memahami jenis keunggulan bersaing dan tingkat pengeluaran pemasaran yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan pasar. Melalui analisis persaingan, perusahaan dapat memahami siapa pesaingnya, seberapa besar tingkat intensitas persaingan yang ada, dan keunggulan apa yang harus dikembangkan dalam rangka bersaing secara efektif menghadapi para pesaing merek langsung (strategi permintaab selektif) atau para pesaing kelas produk yang tidak langsung.
Tujuan dan Sasaran Produk
Tujuan produk harus dijadikan pedoman dalam menentukan tipe dasar strategi yang dibutuhkan. Sebagai contoh, jika tujuan utama produk adalah meningkatkan volume penjualan atau pertumbuhan pangsa pasar, maka biasanya alternatif utama yang biasa dipertimbangkan adalah strategi selektif yang berfokus pada upaya merebut pelanggan dari pesaing atau memperluas pasar yang dilayani. Sebaliknya, apabila tujuan perusahaan ini lebih menekankan pada aliran kas dan profitabilitas, maka strategi pemasarannya difokuskan pada mempertahankan atau meningkatkan permintaan dari basis pertahanan saat ini.
Peluang Pasar
Karakteristik dan besarnya peluang pasar harus ditetapkan secara lebih jelas berdasarkan analisa pasar dan pengukuran pasar. Analisa pasar memberikan informasi mengenai siapa yang membeli bentuk produk (dan juga situasi yang tidak menggunakan produk), dan faktor0faktor yang mempengaruhi kesediaan dan kemampuan untuk membeli.
Kesuksesan Pasar
Manajer pemasaran harus memahami jenis keunggulan bersaing dan tingkat pengeluaran pemasaran yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan pasar. Melalui analisis persaingan, perusahaan dapat memahami siapa pesaingnya, seberapa besar tingkat intensitas persaingan yang ada, dan keunggulan apa yang harus dikembangkan dalam rangka bersaing secara efektif menghadapi para pesaing merek langsung (strategi permintaab selektif) atau para pesaing kelas produk yang tidak langsung.
1 strategi memperluas pasar yang dilayani
Perusahaan merumuskan pasar relevan berdasarkan bentuk atau kelas produk, dimana mereka berkompetisi. Pasar yang dilayani merupakan bagian dari pasar relevan yang dipilih perusahaan untuk dilayani, sebagaimana dicerminkan oleh lingkungan produk yang ditawarkan dan didistribusinya.
a. Memperluas distribusi
Program penjualan dan distribusi perusahaan dirancang untuk membuat produk yang tersedia bagi pasar sasaran dan untuk memperoleh dukungan pengantaran, pemanjangan, dan promosi secara efektif.
b. Perluasan lini produk
Perusahaan dapat memperluas lini produk yang ditawarkan dipasar melalui program pengembangan produk dengan dua alternative utama :
Perluasan lini produk secara vertikal yaitu menambah suatu produk barang pada tingkat harga yang berbeda.
Perluasan lini produk secara horizontal yaitu menambah suatu produk baru dengan karakteristik yang berbeda pada tingkat harga yang sama.
a. Memperluas distribusi
Program penjualan dan distribusi perusahaan dirancang untuk membuat produk yang tersedia bagi pasar sasaran dan untuk memperoleh dukungan pengantaran, pemanjangan, dan promosi secara efektif.
b. Perluasan lini produk
Perusahaan dapat memperluas lini produk yang ditawarkan dipasar melalui program pengembangan produk dengan dua alternative utama :
Perluasan lini produk secara vertikal yaitu menambah suatu produk barang pada tingkat harga yang berbeda.
Perluasan lini produk secara horizontal yaitu menambah suatu produk baru dengan karakteristik yang berbeda pada tingkat harga yang sama.
0 strategi pemasaran
Srategi pemasaran adalah serangkain tindakan terpadu menuju keunggulan kompotitif yang berkelajutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran adalah :
A Faktor Mikro
a. Perantara pemasaran (distributor) yaitu pedagang yang menyalurkan barang kepada pedagang besar atau pedagang kecil.
b. Pedangang besar (wholesaler) yaitu pedagang yang membeli barang dari distributor dalam partai yang besar.
c. Pengecer (retailer) yaitu pedagang yang membeli barang dari distributor dalam partai yang kecil.
B. Faktor Makro
a. Faktor Demografi yaitu faktor yang berhubungan dengan (usia, pendidikan, tingkat pendapatan)
b. Faktor Ekonomi yaitu faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan.
c. Faktor Hukum yaitu faktor yang berhubungan dengan penegakan peraturan didalam kehidupan masyarakat.
d, Faktor Teknologi yaitu faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan peralatan yang ada untuk kemajuan perusahaan.
Sedangkan strategi pemasaran dari sedut pandang penjual (7P) adalah tempat (place), produk (product), harga (price), promosi (promotion), people (orang), sarana fisik (physical evidence) dan proses (process).
Tujuan akhir dari konsep dan strategi pemasaran adalah memberikan kepuasan kepada pelanggan sepenuhnya (Total Customer Statisfaction). Kepuasan pelanggan sepenuhnya bukan berarti memberikan kepada pelanggan apa yang menurut kita berikan kepada mereka, tetapi apa yang sesungguhnya mereka inginkan serta kapan dan bagaimana mereka inginkan, atau secara singkat adalah memenuhi kebutuhan pelanggan.
A Faktor Mikro
a. Perantara pemasaran (distributor) yaitu pedagang yang menyalurkan barang kepada pedagang besar atau pedagang kecil.
b. Pedangang besar (wholesaler) yaitu pedagang yang membeli barang dari distributor dalam partai yang besar.
c. Pengecer (retailer) yaitu pedagang yang membeli barang dari distributor dalam partai yang kecil.
B. Faktor Makro
a. Faktor Demografi yaitu faktor yang berhubungan dengan (usia, pendidikan, tingkat pendapatan)
b. Faktor Ekonomi yaitu faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan.
c. Faktor Hukum yaitu faktor yang berhubungan dengan penegakan peraturan didalam kehidupan masyarakat.
d, Faktor Teknologi yaitu faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan peralatan yang ada untuk kemajuan perusahaan.
Sedangkan strategi pemasaran dari sedut pandang penjual (7P) adalah tempat (place), produk (product), harga (price), promosi (promotion), people (orang), sarana fisik (physical evidence) dan proses (process).
Tujuan akhir dari konsep dan strategi pemasaran adalah memberikan kepuasan kepada pelanggan sepenuhnya (Total Customer Statisfaction). Kepuasan pelanggan sepenuhnya bukan berarti memberikan kepada pelanggan apa yang menurut kita berikan kepada mereka, tetapi apa yang sesungguhnya mereka inginkan serta kapan dan bagaimana mereka inginkan, atau secara singkat adalah memenuhi kebutuhan pelanggan.
0 konsep pemasaran
Konsep pemasaran menekankan integrasi antar fungsi pemasaran, dengan kata lain dibutuhkan keselarasan antar eksternal marketing (pemasaran yang ditunjukan kepada pihak-pihak luar perusahaan) dan eksternal marketing (proses merekrut, melatih, memotivasi para karyawan sehingga mereka dapat melayani para konsumen secara memuaskan). Tujuan akhir konsep pemasaran adalah membantu organisasi mencapai tujuannya.
Tiga faktor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran :
A. Orientasi Konsumen
Pada intinya, jika suatu perusahaan ingin menerapkan suatu orientasi konsumen ini maka:
a. Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.
b. Memilih kelompok pembeli sebagai sasaran dalam penjualan.
c. Menentukan produk dan strategi pemasarannya.
d. Melakukan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai, dan menafsirkan keinginan, sikap, serta tingkah laku mereka.
e. Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah atau model yang menarik.
B. Koordinasi dan Integrasi dalam Perusahaan
Untuk memberikan kepuasan yang optimal kepada konsumen, semua elemen yang ada harus diintegrasikan. Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dan pasarnya. Salah satu cara untuk menyelesaikan dan mengatasi masalah kondisi dan integrasi ini dapat menggunakan satu orang yang mempunyai tanggung jawab kepada kegiatan pemasaran, yaitu manajer pemasaran. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setiap orang dalam perusahaan turut serta dalam upaya memberikan pelayanan dan kepuasan kepada konsumen sehingga dapat tercapainya tujuan perusahaan.
C. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen
Salah satu tujuan dari perusahaan adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Dengan laba tersebut perusahaan dapat tumbuh dan berkembang dengan kekuatan yang lebih besar. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini, hubungan antara perusahaan dan konsumen akan dapat diperbaiki dan pada akhirnya akan dapat menguntungkan bagi perusahaan.
Tiga faktor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran :
A. Orientasi Konsumen
Pada intinya, jika suatu perusahaan ingin menerapkan suatu orientasi konsumen ini maka:
a. Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.
b. Memilih kelompok pembeli sebagai sasaran dalam penjualan.
c. Menentukan produk dan strategi pemasarannya.
d. Melakukan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai, dan menafsirkan keinginan, sikap, serta tingkah laku mereka.
e. Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah atau model yang menarik.
B. Koordinasi dan Integrasi dalam Perusahaan
Untuk memberikan kepuasan yang optimal kepada konsumen, semua elemen yang ada harus diintegrasikan. Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dan pasarnya. Salah satu cara untuk menyelesaikan dan mengatasi masalah kondisi dan integrasi ini dapat menggunakan satu orang yang mempunyai tanggung jawab kepada kegiatan pemasaran, yaitu manajer pemasaran. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setiap orang dalam perusahaan turut serta dalam upaya memberikan pelayanan dan kepuasan kepada konsumen sehingga dapat tercapainya tujuan perusahaan.
C. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen
Salah satu tujuan dari perusahaan adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Dengan laba tersebut perusahaan dapat tumbuh dan berkembang dengan kekuatan yang lebih besar. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini, hubungan antara perusahaan dan konsumen akan dapat diperbaiki dan pada akhirnya akan dapat menguntungkan bagi perusahaan.
0 definisi bauran pemasaran
Bauran pemasaran (marketing mix) adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. (Philip Kotler, 2005,17)
Bauran pemasaran terdiri dari segala hal yang dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian produk.
Faktor-faktor marketing/pemasaran terdiri dari:
1. Faktor Produk
Produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, di cari, dibeli, digunakan atau d konsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan. Produk yang ditawarkan meliputi barang fisik, jasa, orang atau pribadi tempat, organisasi, dan ide.
2. Faktor Harga
Harga, nilai, dan faedah merupakan konsep yang sangat berkaitan. Faedah adalah atribut suatu produk yang dapat memuaskan kebutuhan, sedangkan nilai adalah ungkapan secara kuantitatif tentang kekuatan barang untuk dapat menarik barang lain dalam pertukaran. Dalam perekonomian sekarang ini, untuk mengadakan pertukan atau untuk mengukur nilai suatu produk dengan menggunakan uang bukan barter. Jumlah uang yang di gunakan dalam pertukaran tersebut mencerminkan tingkat harga dari suatu barang.
3. Faktor Tempat atau lokasi pelayanan
Tempat pelayanan yang digunakan dalam memasok suatu produk atau jasa kepada pelanggan yang dituju merupakan keputusan kunci. Keputusan mengenai lokasi pelayanan yang akan digunakan melibatkan pertimbangan bagaimana penyerahan produk atau jasa kepada pelanggan dan dimana itu akan berlangsung
4. Faktor Promosi
Promosi penjualan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperkenalkan suatu produk kepada konsumen promosi dilakukan dengan tujuan untuk mempengaruhi pihak konsumen dalam melakukan suatu pembelian barang atau jasa.
5. Faktor Orang
Orang merupakan semua pelaku yang memainkan peranan dalam penyajian suatu barang atau jasa sehingga dapat mempengaruhi persepsi konsumen elemen-elemen dari orang tersebut adalah pegawai perusahaan dan konsumen
6. Faktor Sarana Fisik
Sarana fisik merupaka suatu tempat atau sarana yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Unsur yang termasuk sarana fisik antara lain lingkungan fisik, dalam hal ini bangunan fisik, peralatan, perlengkapan, logo, warna dan barang-barang lainnya yang disatukan dengan servis yang di berikan.
7. Faktor Proses
Proses merupakan semua prosedur actual, dan aliran aktivitas yang digunakan untuk menyampaikan produk atau jasa. Elemen proses ini mempunyai arti suatu upaya perusahaan dalam menjalankan dan melaksanakan aktivitasnya.
Ketujuh faktor tersebut sangat erat kaitannya satu sama lain dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga tercapainya tujuan perusahan.
Bauran pemasaran terdiri dari segala hal yang dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian produk.
Faktor-faktor marketing/pemasaran terdiri dari:
1. Faktor Produk
Produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, di cari, dibeli, digunakan atau d konsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan. Produk yang ditawarkan meliputi barang fisik, jasa, orang atau pribadi tempat, organisasi, dan ide.
2. Faktor Harga
Harga, nilai, dan faedah merupakan konsep yang sangat berkaitan. Faedah adalah atribut suatu produk yang dapat memuaskan kebutuhan, sedangkan nilai adalah ungkapan secara kuantitatif tentang kekuatan barang untuk dapat menarik barang lain dalam pertukaran. Dalam perekonomian sekarang ini, untuk mengadakan pertukan atau untuk mengukur nilai suatu produk dengan menggunakan uang bukan barter. Jumlah uang yang di gunakan dalam pertukaran tersebut mencerminkan tingkat harga dari suatu barang.
3. Faktor Tempat atau lokasi pelayanan
Tempat pelayanan yang digunakan dalam memasok suatu produk atau jasa kepada pelanggan yang dituju merupakan keputusan kunci. Keputusan mengenai lokasi pelayanan yang akan digunakan melibatkan pertimbangan bagaimana penyerahan produk atau jasa kepada pelanggan dan dimana itu akan berlangsung
4. Faktor Promosi
Promosi penjualan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperkenalkan suatu produk kepada konsumen promosi dilakukan dengan tujuan untuk mempengaruhi pihak konsumen dalam melakukan suatu pembelian barang atau jasa.
5. Faktor Orang
Orang merupakan semua pelaku yang memainkan peranan dalam penyajian suatu barang atau jasa sehingga dapat mempengaruhi persepsi konsumen elemen-elemen dari orang tersebut adalah pegawai perusahaan dan konsumen
6. Faktor Sarana Fisik
Sarana fisik merupaka suatu tempat atau sarana yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Unsur yang termasuk sarana fisik antara lain lingkungan fisik, dalam hal ini bangunan fisik, peralatan, perlengkapan, logo, warna dan barang-barang lainnya yang disatukan dengan servis yang di berikan.
7. Faktor Proses
Proses merupakan semua prosedur actual, dan aliran aktivitas yang digunakan untuk menyampaikan produk atau jasa. Elemen proses ini mempunyai arti suatu upaya perusahaan dalam menjalankan dan melaksanakan aktivitasnya.
Ketujuh faktor tersebut sangat erat kaitannya satu sama lain dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga tercapainya tujuan perusahan.

